Selak
ke manakah perginya api lilin yang terpadam setelah dihembus?
Friday, April 16, 2010
Seribu, dan Satu
Aku
yang bernyawa seribu
dengan seribu kelahiran
dengan seribu kehidupan
dengan seribu kematian
tapi
dengan satu jalan
Ciputat
17:20
No comments:
Post a Comment
‹
›
Home
View web version
No comments:
Post a Comment